Akankah doa ku ter ijabah?

Berdoa sering sekali kita lakukan kan,terutama sehabis shalat. Ketika kita lagi pengen sesuatu, baik itu hal yang bersifat duniawi maupun ukhrawi, kita minta ke Allah melalui do’a. Ketika hati sedang gundah karena dirundung masalah, kita curhat pada Allah lewat do’a dan mohon pertolongan.
Nah mungkin kita udah sering berdo’a, tapi terkadang doa kita belum juga terkabul. Biasanya kalo udah begini hati kita bakal gelisah, makin gak sabar, bahkan ini membuat kita ragu terhadap Maha Pemurahnya Allah dan berburuk sangka terhadapNya. Pernahkah akhi dan uhti semua merasakan hal seperti ini??
Duh seharusnya kita jangan sampai berpikir seperti ini..kenapa?

Hal pertama yang mesti kita ketahui dan yakini, Allah SWT udah berjanji dalam Al-Qur’an, bahwa Dia akan mengabulkan dan memperkenankan doa orang yang berdoa kepadaNya..ini dia salah satu ayatnya:

“dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan kuperkenankan bagimu” (QS Ghafir : 60)

Ada juga hadits Rasulullah saw :
“Tidaklah suatu kaum mengangkat telapak tangan mereka kepada Allah dengan meminta sesuatu kepadaNya, kecuali haq atas Allah untuk meletakkan pada tangan mereka apa yang mereka minta “(HR Thabrani)

Nah dari dalil-dalil yang ada, sudah jelas bahwa Allah swt menjamin terkabulnya(ijabah) doa seorang muslim. Namun yang perlu kita ketahui,bentuk ijabah suatu doa itu bukan hanya mendapatkan apa yang kita minta.
Pada ayat lain di Al-Qur’an, Allah swt membatasi ijabah itu sesuai dengan kehendakNya.
FirmanNya:
“(tidak), tetapi hanya Dialah yang kamu seru, maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepadaNya, jika Dia menghendaki”(QS Al-An’am:41)

Kalo gitu, apa saja bentuk-bentuk ijabah atau terkabulnya suatu doa itu?
Mari kita simak hadits Rasulullah saw berikut :

“Tidaklah seorang Muslim berdoa yang di dalamnya tidak mengandung dosa dan memutus silaturahim, kecuali Allah akan memberinya dengan doanya itu salah satu dari tiga hal : adakalanya disegerakan doa itu untuknya, adakalanya disimpan untuknya sebagai tabungan pahala di akhirat, dan adakalanya disingkirkan darinya suatu keburukan sesuai kadar doanya. Mereka bertanya, “Jika demikian kita akan memperbanyak”. Beliau bersabda, “Allah akan lebih banyak dan lebih baik”. (HR Ibnu Abi Syaibah, Ahmad, Abd bin Humaid, Abu Ya’la, Al-Hakim, dan Baihaqi)

Diriwayatkan dari Anas ra, katanya, Rasulullah saw pernah bersabda :

“Sungguh seorang hamba tidak akan luput dari doanya salah satu tiga hal : adakalanya dosa yang diampuni untuknya, adakalanya kebaikan yang ditunda untuknya, dan adakalanya ganjaran (upah) yang disegerakan untuknya”(HR Daelami)

Dan diriwayatkan pula dari Ibnu Abbas ra sabda Rasulullah saw:

“Sesungguhnya seseorang menginginkan hajat, lalu Allah menjauhkannya darinya karena itulah yang terbaik baginya.” (HR Thabrani)

Dari beberapa sabda Rasulullah saw tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa tekabulnya doa seorang mukmin itu bisa terjadi dengan beberapa kemungkinan :

1. Doanya lekas terkabul dan Allah segera memberi apa yang dimintanya
2. Dikabulkan doanya, tetapi Allah menunda pemberianNya sampai batas waktu yang dikehendaki-Nya karena itulah yang terbaik baginya.
3. Dengan doanya tersebut ia dijauhkan dari keburukan atau kemalangan yang bakal menimpanya
4. Apa yang dimintanya disimpan baginya untuk diberikan di akhirat nanti.
5. Diampuni dosa-dosanya sesuai dengan doa yang dilakukannya.
6. Apa yang dimintanya tidak diberikan oleh Allah karena jika diberikan hal itu akan berakibat buruk baginya.

Subhanallah, betapa Allah itu Maha Pemurah..:)
Mungkin sebagian akhi dan ukhti udah sama senangnya dengan saya ketika mendapati fakta ini, dan ada juga yang masih mikir “hmmh kenapa gak langsung dikabulkan aja ya??”

Liat lagi hadits berikut ini :

“Sesungguhnya Rabb kalian itu Maha Pemalu dan Maha Pemurah, yang malu apabila seorang hamba mengangkat kedua tangannya kemudian ia mengembalikan keduanya kosong begitu saja, hingga Dia menjadikan suatu kebaikan dalam keduanya” (HR Abdurrazzaq)

Dari kata “kebaikan(khairan)” dari hadits di atas, itu artinya seorang mukmin doanya bakalan dikabulkan dengan sesuatu yang terbaik bagi dirinya. Nah kita tau bahwa suatu kebaikan yang hakiki itu sifatnya masih gaib, hanya Allah SWT aja yang tau..artinya, kita gak tau mana yang lebih baik untuk kita, baik itu urusan yang menyangkut dunia maupun akhirat. Bisa jadi hal yang kita kira baik, sesungguhnya itu tidak baik menurut Allah. Begitu juga sebaliknya, mungkin saja sesuatu yang menurut kita buruk, ternyata itu baik menurut Allah (tau kan ada ayat Al-Qur’an tentang ini…:)

Hmm mungkin terkadang kita gak bisa menghindarkan hati dari rasa iri ketika melihat doa orang lain terkabul, sedangkan kita belum, padahal kita meminta hal yang sama (misalnya nilai ujian/IPK yang tinggi.:/).
Nah untuk masalah yang satu ini, kita mesti meyakini bahwa masing-masing hamba Allah yang berdoa itu keadaannya beda-beda, tentu hal terbaik untuk tiap orang juga berbeda-beda. Karena itulah terkabulnya doa itu macam-macam caranya dan berbeda-beda bagi setiap mukmin..

Bisa jadi ketika kita berdoa, Allah bakal segera mengabulkan. Alhamdulillah..:)
Bisa jadi juga Allah menangguhkan, bahkan menjauhkannya dari kita, karena menurut Allah itu tidak baik untuk kita..
Atau mungkin Allah menunda untuk mengabulkannya, karena ingin kita terus berdoa, semakin dekat padaNya, dan tidak putus asa..
Jika ternyata Allah mengganti terkabulnya doa tersebut dengan pahala di akhirat, Subhanallah bakal membantu banget kan buat kita nantinya ketika Yaumul Mizan(Hari Perhitungan)..:)
Atau kalo diganti dengan ampunan atas dosa-dosa, wew hamba mana yang gak senang dengan karunia seperti ini..:’)
Kalo karena doa tersebut kita dijauhkan oleh Allah dari keburukan, hmm ini patut banget kita syukuri kan..:D

Jadi intinya,Gak ada ruginya kan kita terus-menerus berdoa…apalagi doa juga merupakan salah satu sarana untuk mendekatkan diri dan batin kita kepada pencipta kita, Allah SWT..

Mari kita perbanyak doa!!😀
*tapi mesti diiringi usaha juga yaa..hehehe

(Sumber : “Sudah Benarkah Doa Anda?” oleh Abu Ezza, dengan beberapa perubahan redaksi kalimat)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s