BAHAGIAKAH AKU????

BAHAGIAKAH AKU????
Kebahagiaan bukanlah milik mereka yang ahli dalam kebencian, bukan pula milik mereka yang saling mengkotak-kotakkan diri, melainkan milik mereka yang selalu menebarkan salam dan cinta-kasih dengan beramal kebajikan sebaik-baiknya kepada seluruh makhluk Tuhan semesta alam. Mencintai adalah jalan menuju kebahagiaan. Allah membangun ‘Kerajaan Kebahagiaan’ di dalam ‘Kerajaan CintaNya’. Kebahagiaan hanya bisa diraih oleh orang-orang yang menasbihkan dirinya sebagai hamba ‘Cinta’, bukan hamba kebencian. Bukan hamba dendam. Bukan hamba keserakahan.

Kebahagiaan hanya milik orang-orang yang mencintai, bukan mereka yang menuntut untuk dicintai. Semakin kita menuntut, akan semakin sulit kita memperoleh kepuasan hidup. Sebaliknya, semakin kita berserah diri, maka kita akan semakin bahagia. Orang yang menuntut tidak pernah bisa merasakan apa yang dia miliki. Karena, orang yang menuntut selalu berpikir tentang apa yang akan datang. Ia hanya hidup di dalam angan-angan egonya belaka. Kebahagiaan sejati akan terpuaskan, justru ketika ia mampu meng-Nol-kan egonya, dan menundukkan hawa nafsunya.
Ia tak pernah menuntut apa-apa lagi, ia tidak memiliki sesuatu kecuali Allah, tidak juga mempunyai kebahagiaan kecuali kerinduan untuk bertemu denganNya, dan tidak memiliki kegembiraan kecuali dengan mendekat kepadaNya. Karena sesungguhnya, kebahagiaan yang terbesar ialah kebahagiaan ketika kita dekat dan berserah diri hanya kepada Allah. Dialah sumber segala kenikmatan dan kebahagiaan yang diidam-idamkan oleh seluruh makhlukNya
Sebagaimana do’a yang selalu kita panjatkan seusai shalat…
Allahumma antassalam waminkassalaam wa ilaika ya ‘udussalaam fa hayyina rabbana bissalaam wa ad khilna al jannata dar assalaam tabaarakta rabbana ya dzal jalaali wal ikraam.
‘Ya Allah, Engkaulah kebahagiaan (as salaam), dariMu bersumber segala kebahagiaan (as salaam), dan kepadaMu pula kembaliNya, maka hidupkanlah kami, Ya Allah di dunia ini dengan kebahagiaan (as salaam), dan masukkanlah kami kelak di negeri As salaam. Maha suci Engkau, Maha Mulia Engkau ya Tuhan kami, wahai Dzat yang Maha Agung dan Maha Mulia.’
Allah kebahagiaan itu, dan Ia sangatlah dekat dengan kita. Lalu…. masihkah kita harus mencari-cari kebahagiaan itu dengan melakukan hal-hal yang sia2???
Wallahu’alam

One thought on “BAHAGIAKAH AKU????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s