Pelatihan Khitanan Teknik Dorsumsisi

Ahad, 30 November yang lalu, FOSMI Avicena menggelar pelatihan khitanan dengan teknik Dorsumsisi. Jumlah pesertanya mencapai 90 orang yang terdiri dari mahasiswa angkatan 2006 dan 2007. Menghadirkan pembicara spesialis bedah urologi, yakni dr. H. Afdal SpU, acara ini berlangsung dengan lancar dan menarik. Para peserta dengan antusias mengikuti seminar dan workshop yang disuguhkan oleh panitia ini.

pel sirkum

Suasana Workshop

Nah,sebagai gambaran, pemotongan preputium (kulit penutup penis) pada teknik dorsumsisi dilakukan dengan cara memotong pada arah jam 12 dari ujung preputium menuju ke arah Corona glandis (maaf pakai istilah anatomis) 0,3-0,4 cm sebelum Corona glandis, lalu dipotong melingkar ke arah frenulum (perlengketan antara kulit dengan glans penis).

Teknik ini, memiliki keunggulan risiko glans penis terpotong lebih kecil, muda melakukan insisi (pemotongan), mudah mengatur panjang pendek pemotongan mukosa, baik untuk pasien fimosis/parafimosis, dan baik untuk pemula.

And the end, sebagai suatu amalan yang telah disyariatkan, khitan memiliki berbagai manfaat dalam kesehatan seperti pencegaha berbagai penyakit seperti ISK, atau penanggulangan kelainan yang berkaitan dengan adanya preputium seperti fimosis, parafimosis, pencegahan tumor ganas, dan kondiloma akuminata. Sungguh, tidak ada yang diciptakan sia-sia….

4 thoughts on “Pelatihan Khitanan Teknik Dorsumsisi

  1. jadi mikir,,fosmi tukang sunat yah?
    wah2 kudu ati2 anak2 laki2 dengan kakak2 di fosmi ya?
    pengeksekusi berdarah dingin juga ternyata,hehe
    bentar lagi baksos,ayo terapkan ilmu yang dah di dapat ini secara real di lapngan,semangat!!!

  2. AssaLamu’aLaikum….

    eka perwakilan 07 nguCapkan..

    “SelamAt atas SukSesnya AcaRa peLatihan siRkumsisinya”

    Afwan baru nguCapinnya seKarang…

    terIma kasih y ka’ atas peLatihannya.. Qta jadi banyak taw tentang sirkuMsisi itu sendiri… Acaranya seRu bgt…

    SaLuuuut bgt bWt ka2k-ka2k panitia…

    FosmI AVicenna teTap SemanGat y….

  3. @ eka :
    Eka,klo dibuat kayak baksoswil se sumatra kemaren seru kali ya.
    Langsat permai lagi .
    Makan sate kerang rame2 lagi .
    khitanan n pengobatan massal lagi .
    makan jagung lagi .

    =)

  4. Alhamdulillah..memang saat ini para Muslimah/Akhwat memang sudah harus pandai dan mampu mengkhitan,

    setahu saya..perempuan jauh lebih bagus hasilnya bila mengkhitan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s